K.E.N.T.U.T

Oke, bahasan kali ini adalah KENTUT. Kenapa kentut? Karena saat aku lagi posting, perutku terasa begitu mulas dan terasa tak enak *rasanya kaya pengen kentut tapi ga bisa nih :(*, dan nggak usah ditanya, pasti anda juga sering mengalaminya kan? Sebenernya kentut itu adalah sesuatu yang penting buat kita tau, tapi kayanya habis kentut berlalu, seiring dengan angin keluar, maka hilanglah sudah hasrat ingin tau mengenai kentut. Sambil menunggu angin keluar, maka marilah kita bahas kentut.

Apakah kentut itu?
Menurut id.wikipedia.org, kentut atau nama wokenya 'flatulensi' adalah keluarnya gas melalui anus atau dubur akibat akumulasi gas di dalam perut (terutama pada kolon). Biasanya ditandai dengan rasa mulas.

Apa kandungan kentut?
Menurut id.wikipedia.org, gas ini terutama berisi: nitrogen, oksigen, metan (diproduksi bakteri atau kuman dan mudah terbakar), karbondioksida, hidrogen dan lain-lain. Gas yang keluar dapat berbau menyengat akibat kandungan gas bergugus indol atau hidrosulfida (S-H) yang tercampur. Indera penciuman manusia cukup reaktif terhadap senyawa-senyawa yang mengandung gugus ini. (wow, ini ilmiah sekaliiii)

Mengapa kentut berbau nggak enak?
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, & makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya. (kalo gitu jangan makan kacang-kacangan deh)
Photobucket

Mengapa kentut menimbulkan bunyi?
Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas.

Mengapa kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara ?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri yg berbau busuk. (emang iya ya? kentut nggak bersuara itu anget?)


Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan ?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor..Tapi bermigrasi ke bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, tapi hanya mengalami penundaan. (sebaiknya jangan ditelen lagi deh kentutnya...)


Nah nah, tadi itu sedikit yang kutemukan tentang kentut. Oya, ada pertanyaan juga buat anda:
Menurut anda, bagaimanakah tanggapan anda tentang kentut di depan umum (maksud saya di antara kerumunan manusia)?
Silakan di tulis jawabannya di komentar. Ada hadiah menarik bagi anda penjawab terbaik.
Photobucket

*aniinbacol


Dan setelah hampir 30 menitan, aku pun mengeluarkan flatulensi dengan begitu keras, panjang, dan agak bau. Hehhe :D legaaaaaaaaa rasanya :))

3 comments:

indraspertiwi said...

hahaha hobimu ditulis :p

Vinasthika said...

eh sumpaaaaah.
bwhhahahaha.
ak jdi inget, ad buku yg ng bahas kentut, gmn karakter org berdasarkn kentutnya

aniinbacol said...

hehehe :) ketut itu penting, kubilang! penting pokoknya penting! :)
vin, apakah aku perlu membahas macam-macam orang kentut juga?
indras, bukan hobiku sbenernya...

Post a Comment

Pages