Showing posts with label story of my life. Show all posts
Showing posts with label story of my life. Show all posts

Help, Help!

Seems something happened with me. And I changed, and I felt wrong.
Help me, to know what is the wrong thing in me.

Ten-One

Mungkin aku bakal kangen sama kalian
Mungkin aku bakal kangen sama kebersamaan kita
Mungkin aku bakal kangen sama kebodohan kita
Mungkin aku bakal kangen sama sifat dan sikap kalian

Yea, kayak lagunya Sheila on 7 Kita:
Disaat kita bersama
Diwaktu kita tertawa menangis merenung oleh cinta
Kucoba hapuskan rasa
Rasa dimana kau melayang jauh dari jiwaku juga mimpiku
Biarlah biarlah hariku dan harimu
Terbelenggu satu lewat ucapan manismu
Dan kau bisikkan kata cinta
Kau t'lah percikkan rasa sayang
Pastikan kita seirama
Walau terikat rasa hina

Sekilas kau tampak layu
Jika kau rindukan gelak tawa yg warnai lembar jalan
Kita reguk dan teguklah mimpiku dan mimpimu
Terbelenggu satu lewat ucapan janjimu
Tapi, mungkin selama ini aku banyak, bahkan sangat banyak banget punya salah sama kalian, maaf ya.
Don't forget our togetherness, happiness, and all of member of Hypertensi67
Love you all HYPERTENSI67
Semoga kita ketemu lagi kelas 3

bacol♥ 

P.S. buat yang melanjutkan jalurnya ke IPS, selamat berjuang ya, wujudkan mimpi kalian! :)

Nothing, Just Something In My Mind

Hai yo! Pernah merasa kesepian? Merasa ga ada yang peduli? Ya deh, mungkin itulah yang aku rasakan dan muncul di pikiranku sekarang, makanya nanya-nanya. Nggak biasanya hidupku begitu sepi, tanpa suatu apa, begitu membosankan, kaya makanan yang nggak disentuh berbulan-bulan, dan begitu hampa. Yeah, hampa. Entah kenapa, berhari-hari ini aku cuma ngrasa jadi obat nyamuk buat semua. Dan sebenernya aku sendiri bingung dengan apa yang terjadi pada diriku, orang lain, dan dunia. Kenapa semuanya begitu berubah, dan parahnya setelah aku makin tua. Payah, payah banget.

Yeah, cerita-cerita ya. This is a story about my loneliness:
Beberapa waktu yang lalu, ada sebuah hari penting dalam hidupku, dan sebagai orang normal, aku berharap ada yang inget, but in the fact: no one remember. Yang inget cuma kedua orangtuaku tersayang. Tapi itu sih bukan hal aneh, karna merekalah orangtuaku (I thought you know what I mean). Oke deh, aku bisa terima, tapi tapi tapi, hari selanjutnya, hari yang kupikir buat melupakan hal yang kemaren, malah membuatku semakin inget akan sebuah kata: kesendirian. Waktu itu aku membuka bekal makan ku yang berisi roti tart, lalu teman-temanku, yang kukira cukup dekat selama setahun ini, menyerbu bekalku, dan nanya 'ini kue siapa col?'. Nggak baik buat boong lalu kujawab saja dengan jujur, dan setelah dua kali mereka tanya baru deh mereka sadar. Dan saat itu kusadari betapa sendiri sepinya aku. Ya sebenernya sih nggak mau nginget-nginget kejadian buruk di waktu lalu, tapi saat itu kan harusnya jadi my precious moment, jadi malah selalu inget sama kado teraneh yang pernah kudapet sepanjang umur. Ha ha, nggak mau menganggap hal itu sebagai hal penting sih sebenernya. Tapi sejak itu aku jadi makin merasa sepi, selama hari-hari berlanjut dan sampai hari ini. Aku makin susah berkomunikasi sama orang lain, kaya mulutku selalu tersegel tiap mau ngomongin hal penting.

Yah, yang tadi itu cuma curcol kok. Barangkali ada yang mau curcol juga? Boleh kok. Lebih baik ungkapkan yang sejujurnya daripada sakit waktu mengungkapkan kebohongan.

Ohya, besok aku rapotan nih, doain ya :)
bacol♥

Raibnya Buku-buku di Kelasku

Oh yeaah, setelah kalian tau soal buku matematikaku yang ilang, sekarang buku lks kimia ku yang terhitung cukup penting juga ilang. Ya ampun eh, aku sebel banget begitu tau kalo bukuku ilang lagi! Tapi setengahnya aku juga agak seneng soalnya ga cuma bukuku aja yang ilang melulu. Baru-baru ini bukunya Sri "Seribu Pena Fisika" yang langka dan mahal juga ilang, buku lks kimia si Wewen juga ilang (tapi barusan ketemu sih, iri -.-), dan beberapa waktu lalu catetan temenku yang selalu berpindah tangan karna lengkap juga ngilang. Dan waktu aku cerita sama temenku si Ayu soal raibnya buku-bukuku, dia juga bilang "tenang aja col, bukuku juga pada ilang kok, gapapa". Astaaaagaaaa, tapi kenapa sih, ilangnya di saat-saat membutuhkan kaya gini. Besok senin udah ulum meeeen... dan bukuku menghilang entah kemana. Dan setiap nanyain ke anak-anak kelas reaksinya selalu sama, ga ada yang ngaku, bahkan peduli sekalipun! AAAAAAAAAAAAAAARRRRRGGGGGGGGGHHH!
Menyedihkan sekali rasanya buku penting dan berguna serta bermanfaat hilang dari genggaman :((
bacol♥

Kembalilah, Buku Catetan Matematikaku Sayang!

Begitu aku membuka mata pagi ini, aku langsung teringat sama satu hal yang aku butuhin buat hari ini: buku catetan matematika ijoku. Soalnya hari ini ada pelajaran mami eko yang bawel sekali dan tanpa buku itu kedokkku bakal langsung ketahuan, soalnya ga ada yang aku kerjain kalo bukuku tercinta itu gaada. Setelah kedua mataku terbuka lumayan lebar, akhirnya aku pun mulai menggeledah rak bukuku. Dan apa yang kudapati: bukunya ga ada. Langsung deh, aku teriak-teriak histeris buku penting-super-penting itu ilang. Gila apa, tanpa buku itu juga aku ga bisa nggarap soal-soal yang angele puuool karna buku itu isinya rumus semua, dan bakal ketahuan kalo selama pelajaran nanti aku bakalan cuma ndlongop sambil ngantuk-ngantuk. Akhirnya aku mengerahkan bala bantuan, termasuk mamaku, buat nyariin bukuku sayang itu. Selama aku di sekolah aku juga ga tenang, bahkan begitu masuk kelas pun aku langsung tanya sama temen-temenku sekelas soal keberadaan bukuku itu.

Dan sampailah pertanyaanku kepada salah satu temenku yang ngaku pernah liat buku catetan ijo dan dia lempar-lempar. (bagi anda yang tersindir, itu sudah semestinya kalo anda tersindir) ZZZZZZZZ! Aku langsung marah-marah sama dia dan kusiksa dia sebisaku (ya ampun, aku brutal ya eh). Eh, tapi tetep aja dia ga ngaku kalo dia yang ngilangin dan berstatus tersangka atas bukuku sayang itu. HUH!

Yang jelas sekarang bukuku gone, pergi entah kemana, dan aku sangat mengharapkan buku itu balik lagi ke tanganku. Amin. Bagi anda yang melihat-menemukan buku itu, ada namaku kok disitu, harap dikembalikan padaku, thanks.

Pembaca setia, terimakasih telah membaca :)
bacol♥

Astaga, Cucak Rawa

Buseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet, dari tadi anak-anak sebelah rumahku nyanyiin lagu cucak rawa teruss, sejak hampir sejam yang lalu, diulang-ulang terus nyanyinya. Paling mereka cuma berhenti nyanyi 2 menitan trus nyanyi lagi... Astaga, mana nyanyinya paduan suara pula... Berisik banget eh, serius. Keras banget, padahal rumahnya ga deket-deket amat lho dari rumahku. Dasar, anak tetangga!

Oya ini lirik lagunya:
Kucoba coba melempar manggis,
Manggis kulempar mangga kudapat
Kucoba coba melamar gadis,
Gadis kulamar janda kudapat

Iki piye iki piye iki piye,
Wong tuo rabi perawan
Prawane yen mbengi nagis wae,
Amargo wedi karo manuke

Manuke manuke cucak rowo,
Cucak rowo dowo buntute
Buntute sing akeh wulune,
Nek digoyang ser-ser aduh enake


Hadeeeh, can you understand what the lyric's mean? 

Finally, finally, finally

HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH

Semalem akhirnya PSIKOPAD berakhir juga, walaupun masih ada satu tugas lagi bikin LPJ sih. Legaaaaaaaa banget rasanya, penantianku selama berbulan-bulan ini akhirnya sampe juga! Dan barusaaan aja, aku selese pijitan dan itu eeeenaaaaaaaaak banget!

(Jadi bingung mau ngomong apa) Yaudah deh gitu aja. Sekedar berbagi rasa bahagia kok Photobucket

Kangen

sudah sekian lama aku tak lagi bercengkerama bersama kalian semua...

aku kangen

kapan bisa seperti itu lagi?

K.E.N.T.U.T

Oke, bahasan kali ini adalah KENTUT. Kenapa kentut? Karena saat aku lagi posting, perutku terasa begitu mulas dan terasa tak enak *rasanya kaya pengen kentut tapi ga bisa nih :(*, dan nggak usah ditanya, pasti anda juga sering mengalaminya kan? Sebenernya kentut itu adalah sesuatu yang penting buat kita tau, tapi kayanya habis kentut berlalu, seiring dengan angin keluar, maka hilanglah sudah hasrat ingin tau mengenai kentut. Sambil menunggu angin keluar, maka marilah kita bahas kentut.

Apakah kentut itu?
Menurut id.wikipedia.org, kentut atau nama wokenya 'flatulensi' adalah keluarnya gas melalui anus atau dubur akibat akumulasi gas di dalam perut (terutama pada kolon). Biasanya ditandai dengan rasa mulas.

Apa kandungan kentut?
Menurut id.wikipedia.org, gas ini terutama berisi: nitrogen, oksigen, metan (diproduksi bakteri atau kuman dan mudah terbakar), karbondioksida, hidrogen dan lain-lain. Gas yang keluar dapat berbau menyengat akibat kandungan gas bergugus indol atau hidrosulfida (S-H) yang tercampur. Indera penciuman manusia cukup reaktif terhadap senyawa-senyawa yang mengandung gugus ini. (wow, ini ilmiah sekaliiii)

Mengapa kentut berbau nggak enak?
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, & makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya. (kalo gitu jangan makan kacang-kacangan deh)
Photobucket

Mengapa kentut menimbulkan bunyi?
Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas.

Mengapa kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara ?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri yg berbau busuk. (emang iya ya? kentut nggak bersuara itu anget?)


Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan ?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor..Tapi bermigrasi ke bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, tapi hanya mengalami penundaan. (sebaiknya jangan ditelen lagi deh kentutnya...)


Nah nah, tadi itu sedikit yang kutemukan tentang kentut. Oya, ada pertanyaan juga buat anda:
Menurut anda, bagaimanakah tanggapan anda tentang kentut di depan umum (maksud saya di antara kerumunan manusia)?
Silakan di tulis jawabannya di komentar. Ada hadiah menarik bagi anda penjawab terbaik.
Photobucket

*aniinbacol


Dan setelah hampir 30 menitan, aku pun mengeluarkan flatulensi dengan begitu keras, panjang, dan agak bau. Hehhe :D legaaaaaaaaa rasanya :))

Menghitung Hari

Menghitung hari
Detik demi detik
Masaku nanti apa kan ada
Jalan cerita kisah yang panjang
Menghitung hari....

Yeah! Itulah yang kulakukan selama berhari-hari ini... Dari mulai yang penting kutunggu sampe yang sangat ga penting. Hal nomer satu yang kutunggu adalah terima rapot! Dan hari ini jam 10 pagi, penantianku yang pertama terkabulkan. Hasilnya? Lumayan lah, hehehe. Tak perlu disebutkan dan dijelaskan lebih lanjut, oke?!

Penantian yang kedua adalah liburan. Oke, tanggal 25 besok udah liburan. Tapi kayaknya liburan semester ini sama dengan ga liburan deh, soanya tiap hari bakal tetap mengunjungi sekolahku tercinta tersayang buat kumpul-kumpul dan lain-lain. Tapi tapi, setidaknya bakal kepotong oleh liburan yang udah kurencanain dari jauh jauh jauh hari sebelum semua kegiatan ada. Emangnya apa aja kah kegiatan itu?

Pertama, ada diklat JM yang dilanjutkan dengan pelantikan JM. Seriuuss, asik banget pelantikannyaa... te-o-pe-be-ge-te wes! Seru abis, dari mulai ngamen-ngamen, rayu-merayu, minta-meminta, mabok-mabokan (hah ngapain itu?) yaaaa ngono lah! Asiikk banget. Penuh kejutan pokoknya, nyesel deh kalo ga ikut, yakin.
Photobucket
Kedua, dapet kejutan yang.... kyaaaaaaa... senang sekalii! Ceritanya gini, siang itu aku berniat makan di kantin sama temen-temen (kaya biasa) sambil mbahas drama kita yang blom jadi-jadi, trus tiba-tiba aku dipanggil sama salah satu orang dari kerumunan anak event sejati ~yeah!~
orang itu : "nin, sini bentar"
aku : (dengan muka oon) "apa mas?"
orang itu: "duduk deh, ambil kursi"
aku : (ngambil kursi dan duduk) "ya?"
orang itu : "gini, kita dari event blablabla mau cari orang buat jadi salah satu phco. gimana kamu mau ga?"
aku : (bengong) "apa mas?"
orang itu : "kamu mau ga?"
aku : (diem aja) "eeeeeeeeeeeeeeeeemmm.... gimana ya mas, aku bingung"
orang itu : (ngulurin tangannya dan nyalamin aku) "selamat ya"
aku : "apanya?"
orang itu : "ya pokoknya selamat. oke? jadi?"
aku : (mikir, tapi sakjane seneng banget, rupa biasa wae, dalem hati joget-joget) "ya deh"
YEAAAH! Finally, sekian lama... aku menunggu, untuk jadi phco... hahhahaha :) kesampean juga. Tapi aku juga masih sedikit ragu sih, tapi masalahnya aku pengen nyobain dan aku pengen ikut event yang itu dari dulu. HYAAAAAAAAAA.... rasanya melayang! Dan selanjutnya, aku bakal sering dapet sms buat kumpul dan lain-lain. Menambah satu kesibukanku.
Ketiga, setelah dapet kejutan yang membahagiakan itu (lebay) aku jadi ada kegiatan buat bikin proposal ini itu dan kawan-kawan.

Okeoke, balik soal penantian. Penantian yang paling pengen cepet-cepet terjadi dan selese. Kapankah mataku sembuh?? Ya know? Sampe detik ini aku nulis, mataku bengkak gede banget dan rasanya mataku dah kaya nutup dengan sendirinya, aseem. Berat banget maaan. Dah gitu nyeri lagi. Bahkan waktu kmaren aku nangis aja air matannya sampe ga bisa keluar terbendung sama mataku yang ekstra bengkak ini. Kata salah satu temenku, ini infeksi. Kata temenku yang lain, ini jerawat (what? aku ga percaya!). Kata guru lesku ini karena radiasi. Yaaa, yang bener yang mana? Mboh lah, yang penting sembuh. Ya Allah, berikan mataku cepet sembuh, amin.
Photobucket

How about you? Menantikan apakah dirimu? Just leave a comment Photobucket

*aninbacol

Today's Story

Oke, apakah yang kulakukan hari ini?? First, numpuk tugas, eh, sebenernya engga sih. Cuma dateng ke sekolah dan ngga ngapa-ngapain kecuali ngobrol bareng temen-temen, dan main UNO! My favorite game, just now. Dan itu asik, you know?!
Photobucket

Hari ini aku datang ke sekolah dengan wajah penuh isyarat kata 'malas' dan juga penuh blobok ~kotoran mata, entah aku biasanya bilang itu~, dengan headset iPod yang menggantung (eh?) di telingaku, dan tentu masih setengah sadar. Sebenernya, hari-hari biasa sih juga gitu, tapi entah mengapa hari ini lebih parah dari biasanya. Heemm... berhubung perut cukup keroncongan (padahal itu belum siang lho, baru sekitar jam 11an) dan ada beberapa lembar uang kertas yang nominalnya cukup gede di dompet, aku, Ayu, Sri, sama Wwn berniat buat cari makanan yang cukup yummy... Dan pilihan kita pun jatuh kepada... ~jengjengjeng~ SHUBA! Lalu kita pun beranjak, meninggalkan tempat dimana tadi kita bersemayam dengan tenang dengan kartu-kartu UNO yang masih agak berserakan, menuju tempat makanan yummy berada.

Demi mendatangi makanan yummy kita berempat pun rela berpanas-panasan jalan kaki! Emang ga terlalu jauh sih tempatnya dari sekolah, tapi herannya kok kita mau ya berkutat dengan panasnya terik mentari yang begitu menyengat membuat kulit gosong... Padahal sakjane ada motor lho! Kalo dipikir-pikir kok bodho banget ya kita??

Tapi sengatan terik mentari ga mematahkan semangat kita demi mendapatkan makanan yummy yang nggak setiap hari setiap waktu bisa kita dapet. Berjalan dengan kecepatan sangat timik-timik, jadi perjalanan aja udah makan waktu sekitar 20 sampe 30 menit sendiri. Lama ya? Padahal kalo naek motor ga nyampe lima menit juga dah nyampe... Parah! Tapi gapapa, jalan pelan itu artinya menikmati kok (loh?!)

Setelah berjalan cukup lama, kami pun nyampe di tempat makan yummy berada. Kita masuk aja ke mallnya, dan mencari-cari makanan enak yang jadi pemenuh hasrat perut keroncongan kita dari tadi. Berhubung tujuan awalnya ke Shuba, yaudah kita langsung njujug kesana. Berhubung mallnya aja baru buka paling sekitar sejam duajam yang lalu, jadi makanan yang tersedia pun juga blom banyak. Setelah muter-muter mencari yang paling irit dan nampak enak, pilihan kami pun jatuh kepada sebuah stand bento.

Setelah menunggu agak lama, makanan yummy pun datang. Oh, tapi, makanan yummy ga sesuai yang diharapkan! Difoto sama aslinya beda bangeeeeet maaan!!! Baru liat tampangnya aja udah kecewa, apa lagi rasanya ya? Yeah, kita pun mulai memasukkan makanan yang difoto tampak yummy terrsebut kedalam mulut kita dan lambung mulai mencerna makanan itu. Dan muncullah komentar dari temen-temenku:
A: "Kok gaenak ya?"
S: "Cilik banget neh!"
W: "Nyesel aku mbok tuku sing liya ya!"
Sakjane sih, rasanya biasa aja. Ga terlalu ga enak kok, setidaknya masih bisa ditelan. Yaaa, tapi udah terlanjur kecewa. Alesan kecewa pertama: gambar menipu. Alesan kecewa kedua: rasanya ga terlalu enak. Alesan kecewa ketiga: porsinya kecil banget! Alesan kecewa keempat: service nya lama, dari mulai bikin makanannya, nganterinnya, mbayarnya, segala macem. Alesan kecewa kelima: penjualnya salah-salah ngasih pesenan kita. Lengkap kan?!

Selese makan kita masih betah aja duduk-duduk disitu. Ngobrol-ngobrol dan of course nggosip! Nggosip dari a sampe z. Bahkan dari foodcourtnya sepi dan blom pada buka sampe ramee banget. Dan satu lagi aktivitas kita di situ, nggambarin kekecewaan kita di piring bekas kita makan pake saos. Asik loh! Try it!
Photobucket

Setelah kita udah agak bosen ngbrol di tempat itu, akhirnya kita memutuskan untuk minggat dan beli eskrim (udah kubilang tadi kalo porsi makanannya kecil, jadi ga kenyang. jadi gapapalah kalo maruk dikit. hhe). Sambil makan eskrim kita cerita-cerita lagi, dan ga penting lagi. Sampe akhirnya salah satu dari temenku menceritakan kehidupan pribadinya... cieeeeeeeeh.... :)

Belum cukup makan eskrim, timbullah satu keinginan lagi: beli coklat. Hari ini aku bener-bener makan dan makan all the time deh! Dan kayaknya aku jadi tambah gembrot deh! Ah yo ben. Ra peduli!
Photobucket

Mengingat waktu yang terus berjalan dan menunjukkan jam 3, dan kita pun teringat sama diklat hari ini. Dengan penuh rasa malas kita pun beranjak meninggalkan ingar bingar mall, mengembara di jalan raya lagi. Sebenernya hari ini diklatnya agak bikin semangat sih, mau blajar tentang artistik. Tapi rasa males yang udah mendarah daging tetep aja gamau pergi walopun udah diusir mati-matian. Hueeeh....

Berjalan lagi, dan sampe di sekolah lagi. Shit, ternyata diklatnya blom mulai padahal kita udah lari-lari nambah speed kita yang timik-timik jadi turbo. HUH! Dan kita perlu nunggu sekitar 15 menitan lagi buat mulai diklatnya.

Okeoke, dikalt pun dimulai, dan waktu sesi make up, aku pun langsung semangat buat make over temenku, Qori yang udah nyiapin mukanya buat dihancurin. Pertama, kasih dia pembersih trus penyegar trus foundation trus bedak dan seterusnya... Lumayan asik sih. Tapi malesnya blom ilang juga. Jadi sekarang cuma ada satu keinginan di benakku: go home.

Jam setengah enam dikaltnya bubar. Berhubung hapeku mati, aku langsung minjem hape temenku buat sms mamaku minta jemput. Hyaaaaaaah, ga lama aku di jemput dan Tuhan telah mengabulkan keinginanku: pulang ke rumah :)

*aniinbacol

Akhirnya...

Fyuuuuhh, akhirnya usai sudah semua semesteran... dan kini saatnya menunggu hasil... DAG DIG DUG, hari ini aja udah dibagi undangan yang tulisannya "Undangan Pengambilan LHBS" ~sekarang bagus ya namanya, udah ngga rapor lagi :) ~ hyaaaaaaaaaaaaaaaaaa.... rasanya kaya gelisah banget ndenger kata-kata LHBS yang indah. Tadi juga wali kelasku bilang kalo akan ada konsultasi langsung sama orangtua... KYAAAA... apakah reaksi orangtuaku nanti? Ah nggak tau! Yaudah deh, kalo dapet jelek juga biarin kalo bagus alhamdulillah :) Doain ya!

Oya, ada satu cerita mengenaskan lagi soal akhir-akhir ini, dan ini juga bakal mempengaruhi rapor, eh, LHBS-ku! Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah aku dapet nilai yang begiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttttuuuuuuuuuuuu indah! Telor ceplok maaaan!!! Oke kan?? Serius, ga bohong, mengenaskan banget, dan untungnya ga cuma aku yang dapet nilai nol bunder marinder kaya gitu! :))
Photobucket

Pages